LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak APH Usut Dugaan Penyimpangan Dana Desa Ukhat Peseluk 2021-2025

REDAKSI AGARA

- Redaksi

Jumat, 4 September 2026 - 09:07 WIB

5038 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Lembaga Swadaya Masyarakat Koalisi Masyarakat Pemantau Korupsi (LSM KOMPAK) Kabupaten Aceh Tenggara mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan pengelolaan Dana Desa Kute Ukhat Peseluk, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara untuk Tahun Anggaran 2021 hingga 2025.

Desakan ini disampaikan langsung oleh Adnan Kst Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara setelah tim investigasi lapangan menemukan sejumlah kejanggalan dalam realisasi anggaran fisik maupun non-fisik di desa tersebut.

Pengulu Mengaku Lupa dan Menghindar saat Dikonfirmasi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjaga keberimbangan informasi, tim investigasi LSM KOMPAK telah melakukan konfirmasi langsung kepada Pengulu Kute Ukhat Peseluk pada tanggal 10 Agustus 2026. Namun, pertemuan tersebut justru memperkuat kecurigaan adanya pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

Saat dicecar sejumlah pertanyaan mengenai lokasi dan realisasi proyek Dana Desa dari tahun 2021-2025, Pengulu Kute memberikan jawaban yang berbelit-belit. Ia mengaku lupa di mana lokasi fisik beberapa kegiatan dikerjakan dan mencoba melemparkan tanggung jawab kepada Sekretaris Desa (Sekdes).

Tidak sampai di situ, ketika tim kembali memperdalam pertanyaan terkait rincian penggunaan anggaran, Pengulu tersebut justru mengelak dan menyudahi pembicaraan dengan alasan penyakit asam lambungnya tiba-tiba kambuh.

Indikasi Praktik Korupsi Akibat Sikap Tertutup

Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara menilai sikap tertutup dan mengelak yang ditunjukkan oleh Pengulu Kute Ukhat Peseluk menjadi indikasi kuat adanya potensi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Dana desa itu uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan. Jika seorang kepala desa lupa di mana letak bangunan fisik yang dibangun menggunakan anggaran ribuan dana desa, lalu ke mana uang itu mengalir? Sikap menghindar dengan alasan sakit ini semakin mempertegas bahwa ada hal besar yang sedang disembunyikan,” tegas Adnan Kst Ketua LSM KOMPAK Aceh Tenggara.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, tim LSM KOMPAK telah mengantongi sejumlah daftar kegiatan dan penggunaan anggaran yang diduga fiktif atau tidak sesuai spesifikasi, yang hingga kini gagal diklarifikasi oleh pihak pemerintah desa setempat.

Desak APH Segera Turun Tangan

Menyikapi temuan ini, LSM KOMPAK Aceh Tenggara meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) atau Unit Tipidkor Polres Aceh Tenggara, serta Inspektorat untuk segera memanggil dan memeriksa Pengulu Kute Ukhat Peseluk.

“Kami minta APH tidak tinggal diam. Segera turunkan tim ahli ke Kecamatan Leuser untuk mengaudit investigatif pengelolaan Dana Desa Ukhat Peseluk tahun 2021-2025 demi menyelamatkan uang negara dan hak masyarakat desa,” pungkasnya. (Tim)

Berita Terkait

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe
Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK
Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel
Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara Sesalkan Klarifikasi Muslim Soal Kesepakatan Hutan Kawasan TNGL: “Sama Halnya Memasang Tali Gantungan ke Leher Petani”
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu
LSM Kompak Aceh Tenggara: Sepakat Jaga Leuser, Tapi Jangan Lupakan Rakyat!

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:46 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara Sesalkan Klarifikasi Muslim Soal Kesepakatan Hutan Kawasan TNGL: “Sama Halnya Memasang Tali Gantungan ke Leher Petani”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:46 WIB

LSM Kompak Aceh Tenggara: Sepakat Jaga Leuser, Tapi Jangan Lupakan Rakyat!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Rencana Penumbangan Kebun Buat Resah, Petani Aceh Tenggara Desak Pihak TNGL Hormati Perjanjian 2014

Berita Terbaru