SMSI Soroti Kerjasama Publikasi, Agus Kliwir : Media Harus Terverifikasi Konstituen Dewan Pers

SOROT KASUS

- Redaksi

Senin, 27 April 2026 - 22:25 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ketua Koordinator Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Eks Karesidenan Pati, A.S Agus Samudra alias Agus Kliwir

Hari ini menyoroti pentingnya pembenahan pola kerjasama publikasi, antara instansi pemerintah, TNI – Polri dengan perusahaan pers.

Ia menilai, selama ini masih banyak kerjasama publikasi yang dilakukan tanpa standar seleksi ketat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sehingga membuka peluang munculnya media yang tidak memiliki legalitas jelas, ikut terlibat dalam pengelolaan informasi publik.

“Kerjasama publikasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena menyangkut kredibilitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat serta penggunaan anggaran negara,” kata Agus Kliwir kepada wartawan, Senin (27/4/2026).

Dalam keterangannya, Agus Kliwir menyebutkan bahwa SMSI merupakan salah satu organisasi pers nasional yang menjadi konstituen Dewan Pers.

Dengan status tersebut, SMSI berperan aktif dalam memastikan perusahaan media siber berjalan sesuai aturan.

SMSI terus mendorong perusahaan pers untuk tertib administrasi, tertib legalitas, serta patuh pada standar profesionalisme jurnalistik.

“SMSI hadir sebagai representasi pers nasional. Kami mendorong perusahaan pers di Indonesia tertib administrasi dan legalitas sesuai aturan Dewan Pers,” ujarnya.

SMSI merupakan untuk lesensi dan verifikasi perusahaan pers, hal ini menjadi poin penting yang harus diperhatikan semua pihak.

Menurutnya, verifikasi bukan hanya formalitas, tetapi bentuk pertanggungjawaban kelembagaan media dalam menjalankan kode etik jurnalistik.

“Jika perusahaan pers tidak sesuai aturan Dewan Pers, maka bisa dikatakan ilegal,” katanya.

Disinilah, SMSI mengimbau agar pemerintah daerah, provinsi, pusat, hingga institusi TNI dan Polri memprioritaskan kerjasama dengan media yang telah terverifikasi.

Dia menilai, seleksi ketat akan menciptakan iklim kerjasama yang sehat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, terutama dalam hal akuntabilitas penggunaan anggaran publikasi.

“Instansi harus lebih selektif menentukan mitra publikasi. Prioritaskan yang jelas legalitasnya,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Bersatu dalam Sportivitas, Suporter Lintas Wilayah Perkuat Sinergi Menjaga Kamtibmas
Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
Bukan Ramah-Tamah, Tapi Konsultasi Publik : Alim Hendra Disebut Pembohong
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Kobarkan Semangat Persatuan, Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:46 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Tak Hanya Menegakkan Hukum, Kapolres Aceh Tenggara Perkuat Pendidikan Lewat Program POLIDIK

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Respons Cepat Polsek Bambel, Pantau Luapan Sungai Lawe Tuban dan Tanggul Jebol di Lawe Kisam

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Tokoh Masyarakat Aceh Tenggara Sesalkan Klarifikasi Muslim Soal Kesepakatan Hutan Kawasan TNGL: “Sama Halnya Memasang Tali Gantungan ke Leher Petani”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Seorang Perempuan dengan 34 Paket Sabu

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:46 WIB

LSM Kompak Aceh Tenggara: Sepakat Jaga Leuser, Tapi Jangan Lupakan Rakyat!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Rencana Penumbangan Kebun Buat Resah, Petani Aceh Tenggara Desak Pihak TNGL Hormati Perjanjian 2014

Berita Terbaru