Bukan Ramah-Tamah, Tapi Konsultasi Publik : Alim Hendra Disebut Pembohong

SOROT KASUS

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 14:16 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR | Tidak tinggal diam, Wazir Muhaemin angkat bicara dalam menanggapi pernyataan pihak perusahaan PT. Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) dan PT. Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) dalam rilis hak jawab kepada sejumlah media terkait pelaksanaan konsultasi publik Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jum’at, 24 April 2026.

Menurut Wazir sapaan aktivis yang kerap menyuarakan aspirasi masyarakat Morowali ini, pernyataan perusahaan justru bertolak belakang dengan fakta di lapangan. Ia menilai bahwa proses yang disebut sebagai “konsultasi publik” tersebut, tidak transparan dan tidak partisipatif, serta tidak melibatkan masyarakat yang terdampak langsung di wilayah lingkar industri PT. BTIIG dan IHIP.

“Pernyataan yang disampaikan oleh Alim Hendra maupun perntataan dalam hak jawab, tidak mencerminkan kenyataan. Ini bentuk pembelokan informasi kepada publik. Kami menilai ini sebagai kebohongan, maka saya bisa bilang kalau Alim Hendra pembohong,” tegas Wazir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun menyoroti bahwa kegiatan yang awalnya disebut hanya sebagai “ramah tamah”, ternyata berubah menjadi forum konsultasi publik AMDAL tanpa pemberitahuan yang layak kepada masyarakat terdampak. Seharusnya, konsultasi publik mengenai AMDAL dapat melibatkan masyarakat terdampak secara langsung.

“Proses harus dilakukan secara terbuka dan dapat diakses. Tidak boleh ada manipulasi informasi dalam tahapan AMDAL. Jika sejak awal proses sudah tidak jujur, maka bagaimana masyarakat bisa percaya pada hasilnya?,” tuturnya.

Untuk itu tanggapan tegas masyarakat melalui Aliansi masyarakat lingkar kawasan industri PT. BTIIG dan PT. IHIP menyatakan sikap, bahwa kami menolak hasil konsultasi publik yang dilakukan di Makassar dan mendesak evaluasi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Selain itu, kami pun menuntut keterlibatan penuh masyarakat lingkar industri dalam setiap proses AMDAL berikutnya.

“Untuk saat ini, perlu saya sampaikan bahwa kami tengah melakukan konsolidasi dalam agenda rencana aksi unjukrasa Masyarakat Lingkar Kawasan Industri PT. BTIIG dan PT. IHIP yang rencananya akan dilaksanakan pada, Selasa, 28 April 2026,” tandasnya. (RILIS)

Berita Terkait

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
SMSI Soroti Kerjasama Publikasi, Agus Kliwir : Media Harus Terverifikasi Konstituen Dewan Pers
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia
IPDA Vicky Risky, Paur Bidhumas Polda Riau, Dilantik Jadi Kapolsek Teluk Meranti Pelalawan

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:47 WIB

BPJN 3.4 Gerak Cepat Tangani Longsor di Ruas Jalan Nasional Blangkejeren–Aceh Tenggara

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:24 WIB

Desakan Menguat ke Polda Aceh dan Mabes Polri, Aktivitas Ilegal PT Hopson Diminta Segera Dihentikan

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:57 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:11 WIB

PT Hopson Tetap Produksi Meski Dilarang, Masyarakat Pertanyakan Siapa yang Sebenarnya Berkuasa di Lapangan

Senin, 1 Juni 2026 - 16:41 WIB

PT Hopson Aceh Industri Disebut Kebal Sanksi, Dugaan Aktivitas Tanpa Legalitas Lengkap Kembali Terungkap

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:09 WIB

Publik Pertanyakan Hilangnya Limbah yang Sebelumnya Terdokumentasi, Aparat Diminta Bertindak Cepat dan Transparan

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:41 WIB

PT Hopson Diduga Tetap Jalankan Produksi Ilegal Saat Rakyat Menunggu Tindakan, Di Mana Negara?

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:38 WIB

Dugaan Operasi Ilegal PT Hopson Berulang, Masyarakat Gayo Lues Kian Kehilangan Kepercayaan

Berita Terbaru