Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers

SOROT KASUS

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:34 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru: Banyaknya pemberitaan yang telah beredar luas di berbagai platform media sosial maupun media online, beberapa hari yang lalu, akhirnya Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Dr. Rukiah, M.Pd, angkat Suara. Kamis (5/3/2026).

Dihadapan awak media, Rukiah, membantah semua apa yang diberitakan oleh beberapa media online maupun media sosial (Tiktok).

Saya menilai semua pemberitaan yang telah diterbitkan tersebut sangat tendensius dan membunuh karakter bahkan fitnah keji yang dilontarkan terhadap saya selaku Kepala Sekolah dan warga negara Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, salah satu oknum ketua umum organisasi yang ada di Provinsi Riau, mulai bulan Agustus 2025 dan bulan Maret 2026 ini, kembali membuat berita yang saya menilainya itu sebuah berita fitnah.

Karena, Oknum tersebut bersama rekan rekan nya, memberitakan saya di beberapa media online dan akun tiktok dengan mengatakan saya tidak memiliki sertifikat Calon kepala sekolah (Cakep) dan beliau minta saya menunjukan sertifikat itu.

Disini, saya sangat heran, apa kepentingan dan kapasitasnya? kecuali ada pihak yang berkompeten, untuk kepentingan tertentu, baru saya menunjukkan sertifikat Cakep tersebut. Dan sudah beberapa kali saya jelaskan kepada oknum tersebut bahwa Saya memiliki Sertifikat Calon kepala sekolah, dan dia tetap ngotot minta diperlihatkan, apa kapasitasnya?

Tentunya apa yang dia beritakan tersebut sangatlah bertolak belakang dengan sebenarnya, apa ini bukan fitnah?

Kemudian masa tugas Kepsek, dia permasalahkan dan menyatakan seumur hidup. Dan itu bukan kewenangan dia. Apalgi menyatakan, minta ke Walikota untuk segera dicopot diri Saya dan dipemberitaan tersebut ada yang menyatakan premanisme.

Sementara Sekolah yang Saya pimpin, Alhamdulillah menunjukan prestasi siswa baik akademik maupun non akademik sampai tingkat Nasional dan memperoleh BOS sekolah berprestasi dari Kementrian pendiikan (kemendikdasmen), begitu juga dengan banyak nya prestasi sekolah, pungkas Rukiah.

Selain itu, Prestasi siswa/i untuk lulusan, banyak yang lolos disekolah unggulan baik diluar Provinsi Riau maupun di Sekolah- sekolah Faforit yang ada di Riau.

Lebih lanjut Rukiah menerangkan bahwa Berdasarkan peraturan terbaru, terutama Permendikdasmen No. 7 Tahun 2025, syarat sertifikat Guru Penggerak atau Sertifikat Calon Kepala Sekolah (CKS) tidak lagi menjadi kewajiban mutlak. Regulasi ini memberi ruang lebih luas bagi guru potensial untuk menjadi pemimpin, berfokus pada kompetensi dan kualifikasi akademik.

Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 membatalkan keharusan sertifikat CKS/Guru Penggerak sebagai syarat mutlak pengangkatan, menggantinya dengan proses seleksi administratif dan substanti, jelas Rukiah

Untuk itu, Saya berharap kepada seluruh masyarakat dan semua pihak untuk lebih bijak lagi dalam menelaah suatu pemberitaan yang belum tentu kebenarannya, imbuhnya

Saya selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru selalu terbuka kepada semua pihak, terutama kepada Insan pers, karena Insan pers berperan krusial dalam dunia pendidikan sebagai agen edukasi, kontrol sosial, dan jembatan informasi antara lembaga pendidikan dengan masyarakat.

Pers mendidik publik melalui informasi, menyebarkan prestasi, menyoroti kebijakan, serta mendorong literasi dan partisipasi masyarakat dalam memajukan kualitas pendidikan secara objektif, bukan sebaliknya membuat berita yang belum tentu kebenarannya sehingga menimbulkan kegaduhan dan fitnah.

Kami sangat terbuka dan berharap kepada insan pers menyampaikan informasi akurat tentang kebijakan, inovasi, dan prestasi pendidikan, serta menyajikan materi edukatif yang meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Saya sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru bukan anti dengan kritik, akan tetapi kritik lah apabila ada kebijakan Sekolah yang kurang tepat, menyoroti masalah pendidikan, dan membantu menjaga moralitas serta integritas dunia pendidikan, hal ini agar dapat membantu mencerdaskan bangsa melalui pemberitaan yang mendidik, faktual, dan berintegritas.

Dan Insan Pers juga harus fer serta berimbang dalam sebuah pemberitaan, bukan hanya melakukan kritik kan akan tetapi juga harus menyebarluaskan cerita sukses siswa, guru, maupun lembaga untuk memotivasi peningkatan kualitas pendidikan, tegas Rukiah

Secara umum, pers menjadi pilar penting yang memastikan pendidikan tidak hanya berjalan di sekolah, tetapi didukung dan dipahami oleh masyarakat luas.

Klarifikasi ini “Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Pasal 5 (hak jawab dan hak koreksi), dengan ini kami meminta kepada seluruh media yang telah menerbitkan pemberitaan yang dimaksud, agar mempublish hak jawab yang kami tuangkan dan juga kepada seluruh rekan-rekan insan pers agar kiranya dapat membantu mempublish hak jawab dari kami selaku Kepsek SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, hal ini agar terciptanya suatu pemberitaan yang berimbang dan tidak tendensius”, tutupnya.

(Tim**)

Berita Terkait

Kepercayaan Publik yang Retak: Ketika Pemerintah Desa, Media, dan Masyarakat Gagal Bersinergi
Anggota DPRD Dituntut 5,5 Tahun, FPR Desak KPK Tetapkan Aktor Intelektual sebagai Tersangka
Asisten Penasehat Khusus Presiden Bidang ESDM Hadiri Musdalub AKPERSI Sumsel 2026-2031
SMSI Soroti Kerjasama Publikasi, Agus Kliwir : Media Harus Terverifikasi Konstituen Dewan Pers
Bukan Ramah-Tamah, Tapi Konsultasi Publik : Alim Hendra Disebut Pembohong
Semangat Kolaborasi: Polda Riau dan Pemprov Gelar Apel Satgas Anti Narkoba, IBU-IBU Panipahan Diangkat Jadi Duta
Liga SSB U-17 “Sultan Fatah Cup” 2026: Wadah Pembinaan dan Pemersatu Generasi Muda
Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:01 WIB

Desakan Penyelidikan Dana Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Menguat, Kaperwil Mitrapolisi Aceh Minta APH Bertindak

Senin, 9 Maret 2026 - 17:51 WIB

Sapi Meugang Rp7,5 Miliar Jadi Sorotan: Nana Thama dan Tim Investigasi AWPI Tegas Minta Aparat Hukum Bongkar Pengadaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:09 WIB

Sebulan Lebih Pasca Banjir Bandang Aceh Timur, Ketua PW FRN Aceh Soroti Masih Banyak Warga Bertahan Tanpa Peralatan Dapur Jelang Bulan Suci Ramadhan

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:09 WIB

Jelang Ramadhan, Korban Banjir Simpang Jernih Terancam Tanpa Hunian, Pemerintah Diminta Jangan Lamban

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:04 WIB

Konferensi Pers Tanpa Pers, Bupati Aceh Timur Dinilai Tutup Mulut dan Abaikan Media

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:39 WIB

Organisasi Wartawan di Aceh Timur Deklarasi dan Bentuk Aliansi Kawal Rehab Rekon Pascabencana Banjir Aceh

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:57 WIB