Dugaan Korupsi  di RSUD Sahudin Kutacane  Mencapai Rp 37,1 Milyar, Sempat Terjadi Kelangkaan Obat

SOROT KASUS

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:51 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane   Sabtu 28/2/2026. |  Adanya dugaan Korupsi pengadaan Obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane mencapai Rp 37,1 Milyar tahun 2024, diperoleh imformasi  dari hasil ringkasan laporan BPK RI No 13 A/LHP/XVIII.BAC/05/2025.

hal ini sesuai ringkasan yaitu “Temuan di RSUD di bawah Dinas Kesehatan Agara ini .BPK menemukan pengelolaan obat di RSUD H. Sahudin Kutacane di bawah Dinas Kesehatan tidak sesuai ketentuan senilai Rp37,1 miliar.

Temuan ini merinci dan menjelaskan kalau Belum menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) secara memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal lain Tidak menyusun formularium rumah sakit tahun 2024.

Pengadaan obat tidak sesuai Rekomendasi Kebutuhan Obat (RKO) untuk 110 item.

Ada peminjaman obat dari fasilitas kesehatan lain.

Status temuan lain Tidak ada publikasi terbuka soal temuan di belanja pegawai, aset tetap, hibah, belanja jasa kesehatan, atau program lain Dinas Kesehatan TA 2024 di luar pengelolaan obat,persediaan, dana JKN, dana kapitasi,dan BOK.

Sejumlah kalangan di Aceh Tenggara mempertanyakan tentang minimnya persediaan dan kelangkaan obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane ini beberapa waktu lalu, namun baik pasien maupun keluarga tidak mampu berbuat banyak selain mengeluhkan kelangkaan obat pada  awal tahun  2025 lalu.

Bahkan hal kelangkaan obat ini sempat membuat Bupati Aceh Tenggara H M Salim Pakhry   Sidak ke Rumah sakit Umum untuk melihat dan memastikan kelangkaan obat bahkan sejumlah Anggota DPRK Aceh Tenggara turun melihat kondisi kelangkaan obat pada awal awal tahun 2025 januari sampai maret 2025.

Sebagaimana yang di ungkap salah seorang warga Kutacane Abdul Saleh 45 tahun. mengatakan kelangkaan obat di Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane pernah di rasakan sejumlah pasien pada saat berobat.(Kasirin)

Keterangan Poto. Rumah sakit Umum Sahudin Kutacane  jln Kutacane- Blangkejeren.  Desa Purwodadi Kecamatan Badar Aceh Tenggara (TIM)

Berita Terkait

Demi Martabat Aceh: Penegakan Hukum Mutlak atas Praktik Politik Spanduk Kotor
Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Beras untuk Personel, Wujud Kepedulian Nyata dari Pimpinan
Dana BOS SMA N 1 Lw Sigala gala Aceh Tenggara Diduga Dikorupsi
Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama
Yahdi Hasan Ramud Berikan Apresiasi atas Keberhasilan Kapolres Yulhendri Berantas Jaringan Narkotika di Wilayah Perbatasan
Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:37 WIB

Pejabat Arogan: Kadisdukcapil Pekanbaru Dituduh Menganggap Masyarakat Sebagai Calo

Selasa, 31 Maret 2026 - 06:49 WIB

Samsuri, S.Pd.I, M.A Dideklarasikan sebagai Capres, Fokus pada Pemberantasan Korupsi dan Supremasi Hukum

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:30 WIB

Kiamat Bagi Faisal Amsir, Buru Sang Predator Seksual yang Licin bagai Belut

Kamis, 5 Maret 2026 - 10:07 WIB

Sekjen PWI Laskar Sabilillah, Dukung Polri Sukseskan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri 1447 HSekjen PWI Laskar Sabilillah, Dukung Polri Sukseskan Operasi Ketupat 2026 Jelang Idulfitri 1447 H

Senin, 2 Maret 2026 - 15:11 WIB

Jadikan Ruang Publik Pusat Kebersamaan, Kapolda Sumbar Tuai Apresiasi DPP LPPI

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:26 WIB

HIMLAB Raya Jakarta Nilai Satu Tahun Kepemimpinan Bupati Labusel Tunjukkan Progres Positif dan Terukur

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:55 WIB

PW GPA DKI Jakarta: Stop Hoaks dan Framing Sesat soal Indikatif Keterlibatan TNI di Demo Agustus 2025

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:10 WIB

Pengamat: Pola Promosi Rajaberas 88 Cerminkan Strategi Agresif Situs Judi Online yang Mengincar Kelompok Rentan

Berita Terbaru